Kejadian di
Alfa senin kemarin membuat gue teringat sama satu adegan paling ngeggemesin
yang biasa ada di film-film. Adegan dimana tokoh pria dan wanita yang ada di
satu tempat yang sama, tapi mereka nggak saling lihat satu sama lain, biasanya
sih latarnya di bandara.
Gue punya
contoh kasus yang kurang lebih bisa ngeggambarin situasi ngeggemesin itu, drama
korea Dream High 2 episode pertengahan.
Masalah berawal ketika ayah Shin Hae Sung
menyuruh anaknya untuk berhenti dari Kirin Art School karena merasa anaknya
tidak punya bakat dalam bidang tarik suara. Namun, ketika Shin Hae Sung dan
ayahnya sedang menunggu bus di terminal, tiba-tiba JB−cowok yang selama ini
disukai oleh Shin Hae Sung−menyusul mereka dengan harapan bisa membujuk ayah
Shin Hae Seong supaya mengizinkan anaknya untuk tetap bersekolah di Kirin Art
School, karena JB tahu sebenarnya Shin Hae Sung punya bakat dalam menciptakan
lagu. Sayangnya, karena terburu-buru JB tidak melihat Shin Hae Sung yang duduk
tepat didepannya, ia malah berlari ke arah kanan. Sementara Shin Hae Sung yang
juga tidak melihat kedatangan JB, berjalan ke arah kiri bersama ayahnya menuju
bus.
Dari kejadian
di atas sebenarnya nggak ada yang bisa disalahin disini, si cowok nggak salah
dan si cewek pun begitu. Karena secara teori seharusnya mereka bisa ketemu,
yaiyalah jarak diantara mereka cuma beberapa meter dan mereka saling mencari
satu sama lain. Hanya saja, sepertinya Tuhan menciptakan sebuah tembok diantara
mereka sehingga mereka tidak saling melihat. Mungkin ini yang disebut dengan
takdir (ya ampun, berat banget bahasa gue -_-).
Biasanya kalo
gue ngeliat adegan sejenis seperti yang dialami Shin Hae Sung dan JB, gue
selalu nanya satu pertanyaan yang pasti ada dibenak semua orang, “apa maksud si sutradara nggak
mempertemukan mereka berdua?”.
Dan sayangnya,
ini juga bukan salah sutradara karena sutradaralah yang tahu gimana kelanjutan
hubungan JB dan Shin Hae Sung. Ya, ini kemauan ‘sutradara’ yang dalam
kehidupan nyata, ‘sutradara’ yang gue maksud adalah Tuhan. Nggak mungkin dong
kita nyalahin ‘sutradara’ atas keputusan-Nya? Karena Dialah yang tahu apa yang
terbaik buat makhluk-Nya.
Sekarang gue
ngerti, kenapa ‘sutradara’ menciptakan situasi sulit yang ngeggemesin kayak
gini, jawabannya cuma satu: belum saatnya buat mereka untuk ketemu.
No comments:
Post a Comment