Wednesday, March 11, 2015

Dari Nona untuk Tuannya

Tuan, apakah sesakit itu?
Sesesak itu?
Apakah sangat menyiksa bagimu?
Aku pikir kamu kuat, sekuat saat kamu menyelipkan tawa diantara marah
Atau senyum simpul diantara cerita sedihmu
Aku pikir kamu kuat
Tak bisakah kamu tersenyum?
Atau tertawa?
Berpura-pura tidak ada apa-apa
Berpura-pura lupa 'kita' pernah ada?
Karena aku semakin lemah melihatmu lemah
Sakit melihat tatapan kosong tanpa cahaya itu
Aku terluka melihat matamu yang penuh luka
Tolong, tak bisakah kamu berpura-pura bahagia selayaknya aku?
Supaya langkah ini semakin yakin
Supaya aku tak berpikir untuk kembali lagi
Supaya aku bahagia, karena melihatmu bahagia

No comments: