Tuesday, June 14, 2016

Epilog

jika mati yang kau cari
takkan kubiarkan malaikat pencabut nyawa menyentuhmu
biar saja
biar tersiksa hingga mampus
peduli setan
muak ku mendengarmu
teriak saja sesukamu
sungguh, tak ada yang peduli padamu
kenapa sekarang malah diam?
kau haus?
minum saja darahmu sendiri
atau mau kau cicipi matamu?
mata yang buatku jatuh cinta lagi, lagi, dan lagi
biar kau rasa!
pedihnya menangis tanpa air mata
13 juni 2016, 00.08 WIB

No comments: