Wednesday, October 05, 2016

Seperempat (?)

Lagi-lagi malam ini aku hanya bertemu dengan angka. Empat dari 12 angka berulang yang terprogram menggagalkan lupa yang sudah jalan tiga per empatnya, sehingga turun jadi nol koma nol sekian. Serentan itu memori di kepala. Rasanya butuh avast yang seposesif pacar untuk menangkal radikal jahat yang masuk lewat panca indera. Tapi takut hati menjadi mati, babak belur oleh logika robot yang ku program sendiri. Karena tubuhku pun sudah gila, mati-matian menghidupkan secara sadar sesuatu yang sudah separuhnya hampir mati yang disebabkan oleh sistem organ tubuh tak sadarku yang lain.

Bingung dengan tulisanku? Tak perlu dirisaukan. Aku pun menulis dalam keadaan setengah linglung, seperempat bingung, sisanya berapa? Seperempat? Bukan! Sisanya masih banyak rindu berserakan, siap dibuang ke tempat sampah.

nb: Tunggu, tadi aku bilang apa? Buang ke tempat sampah? Tak jadi! Aku tarik kembali, nanti bau kenangannya mencemari hati dan pikiran, jadi makin ingat lagi.

No comments: