Wednesday, February 18, 2015

Disini Hujan..

Mataku mengabur lagi untuk kesekian kalinya, dan tanganku lagi-lagi menghapusnya. "Jangan sekarang, terlalu ramai." desisku dalam hati. Sungguh aku ingin sekali menangis, berbagi air mata pada hujan yang turun dengan sangat deras di luar, yang tiap nadanya ku nikmati sebagai nada rinduku untukmu.

Hujan yang turun saat senja ini mungkin adalah hujan yang dikirim semesta untuk aku nikmati agar aku bisa sedikit melupa kenangan senja bersamamu. Atau mungkin hujan kali ini adalah hujan yang dikirim semesta untuk menemani tangisku, merasakan lukaku, menikmati setiap rindu dan sesak yang menikam dan mengoyak hatiku.

"Lalu adakah disana yang menemanimu? Apakah disana juga hujan?" tanyaku, entah pada siapa. Karena kamu memang tak disini.

No comments: